Archive for the Uncategorized Category

Posted in Uncategorized on November 14, 2009 by anurannisa

“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari kelahiranku, hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”(QS.19:33)



Beji Permai, 14 Nopember 1985-2009

Kalabendu dan Kalatida

Posted in fiction on November 1, 2009 by anurannisa

sebagai bahan perenungan…

Penyair besar Ronggowarsito, di pertengahan abad 19, menggambarkan
zaman pancaroba sebagai “Kalatida” dan “Kalabendu”.
r
Zaman “Kalatida” adalah zaman ketika akal sehat diremehkan. Perbedaan
antara benar dan salah, baik dan buruk, adil dan tak adil, tidak
digubris. Krisis moral adalah buah dari krisis akal sehat. Kekuasaan
korupsi merata dan merajalela karena erosi tata nilai terjadi di
lapisan atas dan bawah.

Zaman “Kalabendu” adalah zaman yang mantap stabilitasnya, tetapi alat
stabilitas itu adalah penindasan. Ketidakadilan malah didewakan.
Ulama-ulama menghianati kitab suci. Penguasa lalim tak bisa ditegur.
Korupsi dilindungi. Kemewahan dipamerkan di samping jeritan kaum
miskin dan tertindas. Penjahat dipahlawankan, orang jujur ditertawakan
dan disingkirkan.

Read more »

Tradisi bermaafan sebelum dan sesudah lebaran

Posted in religion on October 30, 2009 by anurannisa

Wallahua’lam belum ditemukan nash hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan atau mencontohkan kita untuk saling bermaafan, khususnya saat menjelang masuknya bulan Ramadhan. Entahlah, tentu kalau ada dan shahih serta eksplisit redaksinya, kita pun wajib untuk melakukannya.

Read more »

sajadahku

Posted in religion on October 30, 2008 by anurannisa

Menurut kamu beda nggak antara menjalankan shalat dengan mendirikan shalat? Pastinya sama2 melaksanakan shalat seh…

Menurut saya sendiri, menjalankan dan mendirikan shalat, sangat berbeda. Kewajiban muslim yang paling utama memang mengerjakan shalat. Karena itu, banyak yang pantang meninggalkan shalat. Semua muslim yang taat pasti menjalankan shalat. Tapi, belum tentu ia sudah mendirikan shalat itu sendiri?

Menjalankan bisa hanya ingin menggugurkan kewajiban saja. Namun, bila mendirikan, bukan sekadar karena keharusan lagi. Dirinya sudah menyatu dengan bacaan dan makna yang terkandung dalam lafadz shalat tersebut.

Ketika tiba waktunya untuk menjalankan shalat, seorang muslim segera menunaikannya. Mengambil air wudhu, membasuh anggota badan dan berdoa, menggelar sajadah, lalu mengucap takbir sambil menggangkat tangan. Sampai kemudian menoleh ke kiri dan kanan, melontarkan salam. Berdoa dan melipat kembali sajadah.

Setelah itu, terkadang sebagai manusia dhaif, kita seringkali lupa. Menyakiti hati teman. Tidak mau membantu sesama, dan melakukan hal yang dilarang dalam melakukan aktivitas atau pekerjaan.

Ehm…dunia ini memang fana. Benar2 fana. Amat sangat fana. Bila kita tidak mau terus mengkaji agama, dan rendah diri. Maka, yang hak dan bathil akan semakin samar2. tergerus hawa duniawi.

Lain halnya ketika mendirikan shalat. Kapanpun dan dimanapun kita, maka disitulah sajadah kita terhampar. Sedang dan ingin melakukan sesuatu, maka itulah shalat kita. Apa yang kita akan perbuat selalu ingat dengan shalat. Apapun pekerjaan kita, selalu bentangkan sajadahmu dan dirikanlah shalat. dimanapun saya berpijak, disitulah sajadah saya…semoga Allah terus membimbing saya di jalan-Nya.

Ashsholaatu Imaddudin

Banyak yang sudah menjalankan shalat, tapi belum mendirikan shalat…

U HAVE NO EXCUSE

wiken di saung galah

Posted in Daily, Uncategorized on October 21, 2008 by anurannisa

Ini titipan dari Spektra’ers suruh masukin ke blog, padahal seh beritanya ga penting2 banget, cuma makan2 doang sekalian closing kepanitiaan. Bener2 ga ada hikmah yang dapat dijadiin renungan, selain ngobrol2 ga jelas, hehe…piss!

Aslinya, saya senang ko’ walaupun selama bekerja bareng, saya harus rela mengalami sedikit gangguan jiwa, gara2 ulah bang tara yang suka bikin emosi jiwa, huehehe…

Suka bilang: ane mistis! ane mistis!

Mendingan photo2 nya aja deh yang dibanyakin ye, daripada ceritanya. Soalnya, bisa dikejar2 wartawan infoitainment neh, ga enak. Kisah2 kemaren begitu menyenangkan, jadi bagi ne, privacy seperti itu sayang aja buat di share disini. Jadi konsumsi public. Secara selebritis gitu, tul ga?

the great team comes with the great of azzam,

Read more »

baru lebaranan

Posted in Uncategorized on October 21, 2008 by anurannisa

beberapa hari ini saya abis maen2 ke blog teman2. setelah saya perhatikan, hampir di setiap blog, saya lihat ada isi yang sama. kecuali di blog saya, isi itu enggak ada. yaitu: ucapan selamat Idul Fitri.

yang pentingkan didalam hati udah maafin ye…

mumpung masih di bulan syawal:

UleL melingkeL d’pageL

Anjing pudeL naek skuteL

Kalo aq prnh bqin kamu keseL

Dr lubuk udeLyg pling dalem

aq bneL2 nyeseL

CUMI-Cumamo Milang “Minal Aidzin Wal Faidzin”

only 4 girls

Posted in societa on September 5, 2008 by anurannisa

Hi girls, bener nggak seh, pertama kali yang diliat cowok dari cewek itu fisik? Kalo menurut saya benar. Eits, pernyataan saya tidak asal aja loh. Saya sudah bertanya ke beberapa makhluk yang berjenis kelamin laki-laki. Perlu saya tegaskan lagi, yang saya tanyakan itu waktu pertama kali melihat. Walaupun pada akhirnya, mereka menambahkan bahwa fisik bukan segalanya. Ini pernyataan serius yang jujur atau lebih ke pasrah, takutnya nggak bisa dapet yang cantik nantinya. Hehe…saya tidak tau deh. Lagian kalo ngomongin jodoh mah, pasti ujung2nya kita semua akan menyanyikan tembang lawas: “kalo jodoh tidak akan kemana.” Loh, jadi ngomongin jodoh.

Pada intinya, fisik yang utama. Tapi itu pernyataan dari segelintir orang yang saya dengar langsung. Mudah2an masih banyak lagi para kaum adam di luar sana yang tidak sependapat. Berapa perbandingannya juga saya tidak mengetahuinya dengan pasti. Sampai saat ini belum ada profesor yang dapat memberikan alat pengukur untuk menentukan indikatornya.

Umumnya, mereka senang dengan “pemandangan” indah tersebut. Putih…manis…dengan senyum ala iklan pepsodent, rambut di rebonding, kuku lentik di manicure. Kepala cowok bisa sampai miring2 melihatnya. Ada rubrik khusus pria di sebuah majalah sastra yang saya baca, bahwa laki-laki paling tidak bisa menjaga matanya. Termasuk untuk pandangan diatas tadi.

Maka, tidak salah kalo mereka menyenangi keindahan atas perempuan. Nah, hal ini yang di eksploitasi besar2an oleh kaum kapitalis. Memberi patokan bahwa perempuan cantik itu harus putih, dibuatlah krim pemutih badan, dengan iming2 dalam beberapa minggu bisa merubah kulit hitammu. Dalam iklannya, mereka membuat cerita bahwa perempuan kulit hitam tidak punya teman, dijauhi, dan hidupnya akan menderita. Come on girls! Don’t believe that. Untuk menyamarkannya, sekarang mereka tidak bilang membuat kulit putih lagi, tapi mencerahkan kulit.

Mereka sadar betul kalo kecantikan bisa menjadi komoditi yang akan laris manis dijual. Lihat saja, kontes2 kecantikan yang digelar. Walaupun, dibubuhi brain selain beauty-nya. SPG, receptionist, dan pramuniaga biasanya diisi oleh para perempuan cantik. Tujuannya jelas, untuk merangkup konsumen sebanyak-banyaknya.

Sayangnya, banyak juga perempuan yang senang jadi pusat perhatian. Jadilah mereka pelanggan setia produsen kapitalis itu. berusaha untuk masuk dalam jajaran kategori cantik menurut mereka. Bila tidak berhasil, misalnya dalam proses pemutihan bandannya, merasa hidupnya hancur berantakan dan tidak akan ada laki-laki yang menyukainya. Kamu mau, laki-laki yang mendekati kamu itu ternyata hanya suka dengan kulit putihmu saja?bukan kepribadianmu. Padahal, kulit hitam itu bukan berarti tidak cantik. Lihat saja wanita asia dengan kulit sawo matangnya, terlihat eksotis kan. Malah hidup lebih berwarna dengan beragamnya kebudayaan, ciri khas, sampai warna kulit.

Jangan sampai waktu kita habis cuma buat mempercantik diri. Cantik itu relatif. Lebih baik memperluas wawasan, pergaulan, dan wacana. Cantik tapi tidak peka terhadap keadaan lingkungan sekitarnya dan tidak dapat membawa diri didalam pergaulan, sama aja bolong dong.

Sssttt, katanya cewek pintar itu lebih mempesona loh. Siapapun, pasti betah diskusi lama-lama sama kamu, bukan karena kulit kamu yang putih, tapi karea pribadimu yang menyenangkan. Bila kita sudah punya paradigma seperti itu, maka segala hantaman dari kapitalis tersebut sudah ada penangkalnya. Diri kita akan disibukkan dengan, bagaimana kita bisa mengekspos kemampuan yang kita punya. Belajar bahasa, ikut kelas diskusi, menjadi voluntir, atau mengikuti pelatihan2.

Tapi, sebagai perempuan kita juga wajib menjaga apa yang sudah Allah berikan. Beda ya, antara mengubah dengan menjaga. Bukan mengubah kulit menjadi putih, tapi merawatnya supaya tetap bersih.

Ok, girls! Semua perempuan yang dilahirkan ke dunia itu sudah cantik ko’ apalagi kalo ditambah kepribadiannya yang penuh santun.

the alchemist

Posted in fiction on September 5, 2008 by anurannisa

Mengapa kita harus mendengarkan suara hati kita? tanya si anak, ketika mereka mendirikan tenda pada hari itu. Sebab, di mana hatimu berada, di situlah hartamu berada. Demikian selintas percakapan antara sang Alkemis dan Santiago, anak gembala yang mengikuti suara hatinya dan berkelana mengejar mimpinya. Perjalanan tersebut membawanya ke Tangier serta padang gurun Mesir, dan di sanalah dia bertemu sang alkemis yang menuntunnya menuju harta karunnya, serta mengajarinya tentang Jiwa Dunia, cinta, kesabaran, dan kegigihan.

yang membuat hidup ini menarik adalah kemungkinan untuk mewujudkan impian jadi kenyataan……..

Percakapan tersebut ada di buku karangan Paulo Coelho yang berjudul “The Alchemist” Buku yang mengantarkan saya menjadi dewasa. Berani memutuskan pilihan hidup sendiri. Walaupun jauh sebelum itu saya selalu percaya kata hati sendiri. Sejak saya mempelajari asal-usul manusia dari buku agama. Disana diceritakan, bahwa manusia sewaktu dalam kandungan sudah mengadakan perjanjian dengan Allah. Man robbuka? Lalu, kita semua menjawab, Allah. Tapi apa yang terjadi, setelah kita dilahirkan, melihat keindahan dunia, dan memperturutkan hawa nafsu, kita lupa sama janji tersebut.

Ingat2 lagi deh, di saat kita mau berbuat yang dilarang agama, pasti ada kata hati kita, seperti berkata melarang. Itulah, sebenarnya perkataan Allah, yang sudah terekam sejak perjanjian dilakukan. Jadi, apa yang dikatakan kata hati kita, itu adalah perkataan Allah. Dalam keadaan kalut dan butuh jawaban, coba dengarkan dengan khusyuk kata hatimu, dengan jiwa yang bersih dan hanya memohon kepada Allah, insya Allah kata hati akan memberi jawabannya.

“Masa depan adalah milik Tuhan,
dan hanya Dia-lah yang bisa mengungkapnya,
dalam keadaan-keadaan tertentu.
Bagaimana
caraku menebak masa depan?
Berdasarkan pertanda-pertanda yang ada sekarang ini.
Rahasianya ada pada saat sekarang ini.
Kalau kau menaruh perhatian pada saat sekarang,
kau bisa memperbaikinya.
Dan kalau kau memperbaiki saat sekarang ini.
apa yang ak
an datang juga akan lebih baik.
Lupakan soal masa depan, jalani setiap hari sesuai
ajaran-ajaran yang telah kau terima,


Dalam buku alchemist ini, Paulo menggambarkan latar belakang Tibet dengan sangat detil. Lekuk topografinya tersentuh dengan baik. Bikin saya mau mengunjungi Tibet someday. Kata-katanya mengalun indah. Keajaiban kalimatnya menyihir pembaca. Dengan makna hidup yang tersusun rapih. Cerita sederhana namun kaya arti. Coelho dapat membuat perumpamaan, tapi berhasil diterjemahkan secara seragam oleh pembacanya. Penulis kelahiran 1947 di Rio de Janeiro ini, sebelumnya aktif menulis juga bekerja sebagai sutradara teater, penulis lagu, dan jurnalis.

Kalau kita bergaul dengan orang-orang yang sama setiap hari,
pada akhirnya kita menjadi bagian dari hidup orang itu.
Lalu kita
ingin orang itu berubah.
Kalau orang itu tidak seperti yang dikehendaki orang-orang lain,
maka orang-orang lain ini menjadi marah.
Orang tampaknya selalu merasa lebih tahu,
bagaimana seharusnya menjalani hidup,
tapi mereka tidak tahu bagaimana seharusnya menjalani hidup sendiri.


Buku ini juga menguatkan teori “mestakung” (semesta mendukung) yang saya baca. Dalam teori ini dikatakan bahwa bila kita berkeinginan kuat akan sesuatu yang baik, seluruh alam semesta akan mendukung. Angin, air, gunung, pohon, dll. Persisnya saya tidak tahu, tapi yang pasti bukan seperti adegan pohon yang berjalan sendiri dan ikut berperang dalam film “Narnia” itu seh terlalu ekstrem. Saya Cuma yakin, sebenarnya alam semesta ini sehari-hari ikut bersama kita. Bertasbih dan menyembah Allah.

wont go home without you

Posted in fiction on August 19, 2008 by anurannisa

Every night you cry yourself to sleep
thinking: “Why does this happen to me?
why does every moment have to be so hard?”
hard to believe it
it’s not over tonight
just give me one more chance to make it right
I may not make it through the night
I won’t go home without you

Deadline ditemenin lagu ini. memang tidak baik menyimpan masalah lama-lama…

Tabayyun

Posted in religion on August 19, 2008 by anurannisa

Kenapa, Zaskia pake rok?

Loh…bukannya akhwat memang pake rok ya?

Eh, rok apa rokok seh?

Ini penting. Sebelum kita menerima berita, kita harus tabayyun, cek n ricek, konfirmasi, press conference atau apalah namanya…yang penting cari tahu dulu kebenarannya. Saya yang bergelut di bidang Jurnalistik sejak kuliah, diajarkan untuk mengunyah dahulu makanan sampai halus, merasakannya, bila enak ditelan, kalau tidak enak ya dibuang. Agar makanan tersebut berguna bagi tubuh dan tidak menyulitkan bagian pencernaan.

Read more »