religion · Uncategorized

Tabayyun

Kenapa, Zaskia pake rok?

Loh…bukannya akhwat memang pake rok ya?

Eh, rok apa rokok seh?

Ini penting. Sebelum kita menerima berita, kita harus tabayyun, cek n ricek, konfirmasi, press conference atau apalah namanya…yang penting cari tahu dulu kebenarannya. Saya yang bergelut di bidang Jurnalistik sejak kuliah, diajarkan untuk mengunyah dahulu makanan sampai halus, merasakannya, bila enak ditelan, kalau tidak enak ya dibuang. Agar makanan tersebut berguna bagi tubuh dan tidak menyulitkan bagian pencernaan.

Yang ingin saya tekankan adalah, betapa hal tersebut akan menyakiti hati seseorang yang terkena fitnah, bila hal itu tidak benar. Sebagai manusia, kita mudah sekali menghakimi seseorang. Ada perkataan yang saya ingat bahwa jika kita ragu terhadap apa yang
ingin kita kemukakan, sebaiknya tunda dulu menyampaikannya. sebab
apabila itu kebenaran, maka tak ada ruginya menunda menyampaikan
kebenaran itu. tapi kalau itu keburukan, maka sulit sekali memperbaiki
apa yang telah kita sebarkan.

So, sebelum kita keburu negthink, apalagi sampai menyampaikan ke orang banyak, ga ada susahnya menanyakan kebenarannya. Sebab, kalau ternyata informasinya salah, maka kita sama saja telah menyebar fitnah. Namun walaupun informasinya benar, apa tidak sebaiknya kita simpan saja aib saudara sendiri. Atau bila kita ingin mengingatkan, bisa disampaikan secara pribadi. Saling nasihat menasihati sesama muslim, tidak akan mengurangi kehormatan orang yang dinasihati.

“Demi masa, sesungguhnya manusia itu ada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal halih dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran supaya menetapi kebenaran.”

Saya sebagai manusia yang dhaif sadar, meskipun seseorang telah mencapai peringkat shalih dan muttaqin, sebagai insan pasti tidak terlepas dari kesalahan dan ketergelinciran. Kelebihan kita sebagai mukmin sejati, bila terkena gangguan syetan, harus cepat menyadarinya. Tetapi apabila terlanjur jatuh ke dalam dosa dan kesalahan, maka harus cepat bertaubat.

Buat siapapun, jangan mudah berkomentar, sebelum tabayyun. Uh…suka gregetan kalo ada yang usil ngomongin di belakang, face to face will be better. Jangan sampe mo belajar bikin sate, belajarnya sama tukang soto.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s