societa · Uncategorized

only 4 girls

Hi girls, bener nggak seh, pertama kali yang diliat cowok dari cewek itu fisik? Kalo menurut saya benar. Eits, pernyataan saya tidak asal aja loh. Saya sudah bertanya ke beberapa makhluk yang berjenis kelamin laki-laki. Perlu saya tegaskan lagi, yang saya tanyakan itu waktu pertama kali melihat. Walaupun pada akhirnya, mereka menambahkan bahwa fisik bukan segalanya. Ini pernyataan serius yang jujur atau lebih ke pasrah, takutnya nggak bisa dapet yang cantik nantinya. Hehe…saya tidak tau deh. Lagian kalo ngomongin jodoh mah, pasti ujung2nya kita semua akan menyanyikan tembang lawas: “kalo jodoh tidak akan kemana.” Loh, jadi ngomongin jodoh.

Pada intinya, fisik yang utama. Tapi itu pernyataan dari segelintir orang yang saya dengar langsung. Mudah2an masih banyak lagi para kaum adam di luar sana yang tidak sependapat. Berapa perbandingannya juga saya tidak mengetahuinya dengan pasti. Sampai saat ini belum ada profesor yang dapat memberikan alat pengukur untuk menentukan indikatornya.

Umumnya, mereka senang dengan “pemandangan” indah tersebut. Putih…manis…dengan senyum ala iklan pepsodent, rambut di rebonding, kuku lentik di manicure. Kepala cowok bisa sampai miring2 melihatnya. Ada rubrik khusus pria di sebuah majalah sastra yang saya baca, bahwa laki-laki paling tidak bisa menjaga matanya. Termasuk untuk pandangan diatas tadi.

Maka, tidak salah kalo mereka menyenangi keindahan atas perempuan. Nah, hal ini yang di eksploitasi besar2an oleh kaum kapitalis. Memberi patokan bahwa perempuan cantik itu harus putih, dibuatlah krim pemutih badan, dengan iming2 dalam beberapa minggu bisa merubah kulit hitammu. Dalam iklannya, mereka membuat cerita bahwa perempuan kulit hitam tidak punya teman, dijauhi, dan hidupnya akan menderita. Come on girls! Don’t believe that. Untuk menyamarkannya, sekarang mereka tidak bilang membuat kulit putih lagi, tapi mencerahkan kulit.

Mereka sadar betul kalo kecantikan bisa menjadi komoditi yang akan laris manis dijual. Lihat saja, kontes2 kecantikan yang digelar. Walaupun, dibubuhi brain selain beauty-nya. SPG, receptionist, dan pramuniaga biasanya diisi oleh para perempuan cantik. Tujuannya jelas, untuk merangkup konsumen sebanyak-banyaknya.

Sayangnya, banyak juga perempuan yang senang jadi pusat perhatian. Jadilah mereka pelanggan setia produsen kapitalis itu. berusaha untuk masuk dalam jajaran kategori cantik menurut mereka. Bila tidak berhasil, misalnya dalam proses pemutihan bandannya, merasa hidupnya hancur berantakan dan tidak akan ada laki-laki yang menyukainya. Kamu mau, laki-laki yang mendekati kamu itu ternyata hanya suka dengan kulit putihmu saja?bukan kepribadianmu. Padahal, kulit hitam itu bukan berarti tidak cantik. Lihat saja wanita asia dengan kulit sawo matangnya, terlihat eksotis kan. Malah hidup lebih berwarna dengan beragamnya kebudayaan, ciri khas, sampai warna kulit.

Jangan sampai waktu kita habis cuma buat mempercantik diri. Cantik itu relatif. Lebih baik memperluas wawasan, pergaulan, dan wacana. Cantik tapi tidak peka terhadap keadaan lingkungan sekitarnya dan tidak dapat membawa diri didalam pergaulan, sama aja bolong dong.

Sssttt, katanya cewek pintar itu lebih mempesona loh. Siapapun, pasti betah diskusi lama-lama sama kamu, bukan karena kulit kamu yang putih, tapi karea pribadimu yang menyenangkan. Bila kita sudah punya paradigma seperti itu, maka segala hantaman dari kapitalis tersebut sudah ada penangkalnya. Diri kita akan disibukkan dengan, bagaimana kita bisa mengekspos kemampuan yang kita punya. Belajar bahasa, ikut kelas diskusi, menjadi voluntir, atau mengikuti pelatihan2.

Tapi, sebagai perempuan kita juga wajib menjaga apa yang sudah Allah berikan. Beda ya, antara mengubah dengan menjaga. Bukan mengubah kulit menjadi putih, tapi merawatnya supaya tetap bersih.

Ok, girls! Semua perempuan yang dilahirkan ke dunia itu sudah cantik ko’ apalagi kalo ditambah kepribadiannya yang penuh santun.

One thought on “only 4 girls

  1. yo’i stiap prempuan yang lahir di dunia emang udah di kasih kecantikannya sendiri2,dan itu yang jadi keunikan kita apa serunya kalo Tuhan nyiptain kita seragam tanpa perbedaan sedikit pun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s