new B

Posted in Daily on October 16, 2010 by anurannisa

Ada penghuni baru di rumah saya…

kenalin neh bapak, ibu, om, tante, n kakak2….

 

Al-Fachry Muyassar, 11 September 2010

 

Nama pangggilannya Fahri.

cucu pertama buat mama n papa, keponakan pertama juga buat saya…

waktu dia mbrojol, qta lagi di solo mudik lebaran. jadi baru ketemu setelah 4 hari dia menghirup udara di dunia. pas pulang kerja, buka pintu, eh udah ada si dia neh lagi tidur. mungil banget, saya sangat senang dan terharu. lagi tidur aja ampe saya pelukin terus. apalagi nti kalo punya anak sendiri ya…begini toh rasanya menyambut personil baru dalam keluarga.

enggak nunggu lama, baru seminggu langsung ngadain aqiqah. rambut lebat nya dicukur, jadi gundul deh. pipi nya tambah embem. kerjaannya tiduuurrr melulu…padahal, aunty mo ngajak ke mall neh dek.

setiap weekend, dia diboyong ke rumah, dari rumahnya di mekarsari. neh aunty nya udah ribut aja kalo jumat malem dia blom di anter ke rumah eyang nya. jadi umur dibawah setahun, dia udah sering bolak-balik mekarsari-depok. kangen selalu…yang paling takjub ngeliat pertumbuhannya dari pekan ke  pekan (abis ketemunya cuma akhir pekan doang seh)…makin guede…makin berat kalo di gendong. mimi ASI na kuat banget. tapi Fahri anak yang baik ya, bukti nya ga pernah rewel. mau rame kaya apa, dia tetap stay cool tidur dengan gaya di bedong nya.

waktu matanya udah melek kebuka lebar, qta senang banget. apalagi kalo tiba2 dia senyum atau ketawa, qta sorak2 kegirangan.mungkin agak lebay, padahal seh biasa aja, cuma karna dia cucu pertama aja jadi gimana gitu.

nanti kalo udah gede jadi anak sholeh ya sayang…

aunty loves u…

3 sekawan

Posted in Daily on October 7, 2010 by anurannisa

3 sekawan itu adalah: saya, mommy saya, dan papa saya. Puasa kali ini kita bertiga selalu menghabiskan waktu bersama-sama. Sahur bersama, dilanjutkan dengan tilawah bersama juga bada shubuh. Ifthor sering kita lakukan di luar bersama. Juga jalan2 dan ngabuburit bareng. cuma bertiga.

Terkadang di akhir pekan kita dikunjungi kakak2 saya beserta istrinya. Tak ketinggalan ‘anak jadi2an’ mommy lainnya, salsa dan emir.

Kita berbagi tugas, momy menyiapkan makan malam sedangkan saya membeli makanan untuk berbuka. Kalo papa apa ya?ehmm…uang nya aja deh…:) papa bagian bayarin kalo kita makan diluar. Seingat saya hampir beberapa kali tiap pekan selama bulan ramadhan kita wisata kuliner, itu artinya lumayan tekor juga tuh papa. Enggak sampe disitu penderitaan papa, kadang beliau bingung nurutin kemauan anak n istri nya yang rebutan tempat makan, masing2 mau pilihannya yang dipilih.

Ramadhan2 sebelumnya (terhitung mulai 2004) saya sangat jarang banget bisa buka puasa di rumah. Tahun 2004 dan 2005 ngurusin lembaga pers kampus. Tahun 2006 dan 2007 kuliah extention, yang kebetulan jatuh pas puasa. Pulang dari kampus aja udah malem. Tahun 2008 dan 2009 jadi panitia acara ramadhan di remaja masjid. Enggak manjur tuh biar mommy udah bikinin makanan yang enak atau yang saya suka, tetep aja neh anak perempuan satu2nya ga pernah buka puasa di rumah.

Tapi ramadhan kali ini beda, hari2 saya dihabiskan untuk ibadah dan menemani dua malaikat saya. Tanpa di ganggu oleh ‘panggilan’ organisasi, walaupun sesekali masih ada seh tapi tidak mengganggu. Kebetulan juga dari awal ramadhan saya kena gejala anemia (hihihi aku malu…ko bisa ya…). Awal nya sering pusing, terutama kalo abis duduk, ngaji, bangun dari sujud, dan nyelesain kerjaan di kantor. Saya yang memang sering ngasih penyuluhan tentang anemia, bahkan saya sering banget tuh ngasih Ferro Follat (Fe atau zat besi) buat abg cewe n bumil, jadi tau banget gejala2nya. Iseng saya cek di lab puskesmas, ternyata Hb nya anjlok. Tau kan gimana orang anemia: cepet capek, letih, lesu, lemah. Saya juga bingung, dulu neh biar mo 2 hari ga tidur dan ngelayap ga pernah capek, ko sekarang jadi cepet capek. Jadilah ramadhan ini pulang kerja langsung pulang ke rumah. Udah ga kuat mo kemana2.

Faktor lainnya, udah setahun ini mommy pensiun, jadi bisa ada di rumah terus. Dulu neh waktu mommy masih kerja, dinas luar kota terus. Walaupun lagi puasa tetep aja ga ngaruh, dinas nya jalan terus. Yang nyiapin sahur papa. Giliran buka puasa saya juga jarang ada di rumah, jadilah papa buka puasa sendirian, hiks! Kadang suka sedih sendiri kalo inget itu. Tapi sekarang udah happy ending…

Penutupannya, kita mudik bertiga ke solo.

curcol

Posted in Daily on July 14, 2010 by anurannisa

Mmmaaauuu cccuuurrrhhhaaattt….

tau ga, paling sebel kalo liat blog atau notes orang tulisannya begini: mau curhat dong! Lalu sepanjang tulisannya berisi keluh kesah ga penting…tapi sekarang saya juga cuma mau curhat…kenapa ko kata-kata itu yang mau saya tulis…karena saya bener-bener mau curhat…

Read more »

‘pagar’ gigi

Posted in healthy on April 1, 2010 by anurannisa

waktu pertama kali berniat mau pake behel, saya sempat bertanya-tanya mengenai hukumnya…tapi ternyata alhamdulillah halal!

Orthodonti (orthodontic.co.id)
dakwatuna.com – Keahlian medis dalam masalah merapikan gigi yang dikenal dengan istilah orthodonti (orthodontics) merupakan nikmat Allah SWT kepada umat manusia untuk mengembalikan kepada fitrah penciptaannya yang paling indah (fi ahsani taqwim) yang patut disyukuri dengan menggunakannya pada tempatnya dan tidak disalahgunakan untuk memenuhi nafsu insani yang kurang bersyukur. Oleh karena itu Islam sangat memuliakan ilmu kesehatan dan kedokteran sebagai alat merawat kehidupan dengan izin Allah swt. Ia bahkan memerintahkan kita semua sebagai fardhu ‘ain (kewajiban personal) untuk mempelajarinya secara global dan mengenali diri secara fisik biologis sebagai media peningkatan iman dan memenuhi kebutuhan setiap individu dalam menyelamatkan, memperbaiki dan menjaga hidupnya. Firman Allah swt. yang artinya:
“Dan di bumi terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang yakin. Dan juga pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan.?” QS. Ad-Dzariyat ( 51) : 20, 21)

Read more »

Maulid Nabi 1431 H

Posted in religion on March 6, 2010 by anurannisa

met milad ya Rosul

Yaa Nabi Salamun Alaika…

Doa Awal Tahun

Posted in religion on February 1, 2010 by anurannisa

Allahuma antal abadiyyul qadiimul awwalu wa’ala fadhlikal ‘adziimi wa juudikal mu’awwali.

Wahaadza’aamun jadiidun qad aqbala nas’alukal ‘ishmata fiihi minasysyaithani wa auliya ihi

wa junuudihi wal’auna ‘ala haadzihinnafzil ammarati bissuui wal isytighali bima yuqarribuni

ilaika zulfa yaa dzal jalali wal ikram.

Wa shallallahu ala sayyidina muhhamadin wa’ala alihi wa shahbihi wa sallam.

Walhamdulillaahi rabbil alamiin.


Dengan menyebut nama Allah yang Mahapengasih lagi Maha penyayang,

Ya Allah, Engkau adalah Tuhan Yang Maha Abadi, Maha Dahulu lagi Maha Awal. Kami hanya mengharapkan karunia Allah yang besar serta kemurahan Allah.

Tahun yang baru tiba saatnya, kami memohon pemeliharaan Allah sepanjang tahun dari syetan,teman-temannya, serta bala tentaranya. Dan kami memohon semoga Allah menyibukkan hawa nafsu kami yang selalu memerintahkan kejahatan, dengan hal-hal yang dapat mendekatkan diri kami kepada Allah, wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kemuliaan.

Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada junjungan kami, Nabi Muhammad beserta segenap keluarga dan sahabatnya. Semoga pula Allah melimpahkan kesejahteraan (kepada mereka). Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Sumber: “Doa dan Syair” Masjid Agung Sunda Kelapa

Cuci Tangan Pakai Sabun

Posted in healthy, societa on January 21, 2010 by anurannisa

Seringkali kita menganggap remeh kebiasaan mencuci tangan. Itu terbukti, menurut Survey Environmental Services Program (ESP) USAID 2006 menunjukan perilaku mencuci tangan bangsa ini hanya 14,3%.

Riset Kesehatan Dasar pada 2007 tercatat 25,2% anak usia 1-4 tahun meninggal akibat diare. Ehm…berarti sekitar 3,5 juta anak di Indonesia setiap tahunnya tidak bisa melewati ultahnya yang kelima. Sampai saat ini, kasus diare di negeri ini masih betah menduduki urutan tertinggi kedua penyebab kematian pada balita.

Rendahnya kebiasaan Cuci Tangan Pake Sabun (CTPS) menyebabkan 90% anak Indonesia menderita cacingan. Hal ini mempengaruhi kecerdasan dan tumbuh kembang anak. Sebab, cacing di dalam tubuh akan membajak nutrisi dan menggerogoti tubuh. Wuah…kalo begini, negara terancam kehilangan generasi berpotensi dong!

Saking pentingnya kebiasaan mencuci tangan ini, maka PBB sepakat menetapkan tgl15 Oktober Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia. Nah, pada tgl itu saya juga melakukan penyuluhan mengenai CTPS ke MI Salafi’iyah, Ciomas, Bogor. Tanggapan dari mereka sangat antusias, karena penyuluhan dilakukan dengan media poster dan langsung praktek. Yeah…maen aer!

Langkah CTPS yang benar adalah sebagai berikut:

  1. Basahi tangan seluruhnya di bawah air mengalir.
  2. Gunakan sabun.
  3. Gosok dan bersihkan semua bagian tangan mulai dari punggung tangan, telapak tangan, pangkal sela jari, sampai bagian bawah kuku-kuku..
  4. Bilas tangan dengan air bersih.
  5. Keringkan dengan handuk atau tisu.

Read more »

Qurban Terbaik

Posted in religion on November 22, 2009 by anurannisa

Seiring mendekati Idul Adha,saya selalu teringat kisah Khalifah Umar bin Khatab ra yang memiliki seekor unta istimewa yang sangat mahal harganya. Unta tersebut besar dan kuat. Pantas menjadi hewan kesayangan Umar. Lalu, beliau bertanya kepada Rasulullah SAW: “manakah yang lebih baik, ku jual unta itu dan membeli sepuluh ekor unta biasa untuk kurban, atau unta istimewa itu saja yang kukurbankan?” Rasulullah menjawab:  “kurbankanunta istimewa kesayanganmu itu!” secara logika tentu saja daging sepuluh unta lebih banyak daripada daging seekor unta istimewa apapun. Namun, sesuatu yang sangat istimewa bagi kita juga melebihi apapun. Nah, nilai pengorbanan untuk Allah itulah yang paling tinggi derajatnya. Rela berkorban dengan menyerahkan yang paling kita sayang lebih tinggi nilainya dalam pandangan Allah.

Read more »

Posted in Uncategorized on November 14, 2009 by anurannisa

“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari kelahiranku, hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”(QS.19:33)



Beji Permai, 14 Nopember 1985-2009

Bukan Perempuan dalam Islam

Posted in mind n soul on November 14, 2009 by anurannisa

Swara adalah ketentuan adat dimana anak perempuan diserahkan sebagai pengantin. Dia menjadi tebusan atas kejahatan pembunuhan yang dilakukan oleh salah seorang anggota keluarganya yang laki2. Pengantin swara itu diserahkan kepada pihak keluarga yang anggotanya terbunuh. Tradisi ini sering dilakukan oleh suku Pashtun di Peshawar, Pakistan.

Surat kabar Khaleej Times memberitakan mengenai kasus swara, seorang bocah perempuan bernama Afhseen berusia 9 tahun dinikahkan dengan laki-laki yang berumur 4x lebih tua darinya. Afheen di-swarakan karena ayahnya telah melakukan pembunuhan. Pada usia 19 tahun, Afhseen telah menjanda. Tapi itu belum menjadi akhir dari segalanya.salah seorang paman menyuruhnya meniah swara lagi dengan kakak ipar laki2nya. Demi menebus kesalahan anggota keluarga laki2nya yang lain.

Read more »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.